JAKARTA - Serangga memiliki mata majemuk yang awalnya diduga tidak dapat melihat objek dalam resolusi tinggi. Namun, penelitian terbaru menjelaskan bahwa serangga punya kemampuan penglihatan yang lebih baik ketimbang perkiraan sebelumnya.
Website Phys melaporkan, para ilmuwan telah lama percaya bahwa serangga tidak dapat melihat benda dengan baik. Hal tersebut dikarenakan mata majemuk yang mereka miliki biasanya terdisi dari ribuan unit mata kecil yang tertutup lensa dan secara bersamaan harus menangkap objek.
Peneliti menemukan hasil yang mengejutkan dan sangat berkaitan dengan bagaimana sel-sel fotoreseptor di dalam mata majemuk serangga bereaksi terhadap gerakan objek. Berbeda dengan mata manusia, ribuan lensa mungil tersebut membuat permukaan yang kompleks, tidak bergerak, atau tidak dapat menampung.
Tetapi para peneliti menemukan bahwa sel fotoreseptor di bawah lensa dapat bergerak dengan cepat dan secara otomatis memfokuskan penglihatan pada benda atau objek. Sensor cahaya mikroskopik tersebut ‘berkedut’ sangat cepat sehingga manusia tidak dapat melihatnya dengan mata telanjang.
Untuk merekam pergerakan tersebut secara utuh, peneliti harus menggunakan mikroskop dengan sistem kamera berkecepatan tinggi. Hebatnya, peneliti juga menemukan bahwa cara mata serangga melihat sebuah benda disesuaikan dengan perilaku visual aslinya.