Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masya Allah, Alquran dan Sains Jelaskan Fenomena Air Hujan

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Rabu, 30 Agustus 2017 |06:01 WIB
Masya Allah, Alquran dan Sains Jelaskan Fenomena Air Hujan
(Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Hujan merupakan salah satu fenomena alam yang paling sering disaksikan oleh manusia di Bumi. Turunnya air hujan memiliki banyak manfaat untuk kehidupan makhluk hidup.

Dalam buku Tafsir Ilmi 'Air dalam perspektif Alquran dan Sains' yang disusun oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjelaskan mengenai proses daur air.

Daur air bisa diuraikan secara sederhana, yakni uap air di udara, apabila jumlahnya sudah cukup banyak, akan terkumpul menjadi awan. Begitu uap air di dalam awan sudah mencapai titik jenuh, ia akan berkondensasi menjadi air yang kemudian jatuh ke Bumi sebagai hujan.

Baca juga: Alquran dan Sains Jelaskan Siklus Air dan Hujan di Bumi

Pada daerah di mana suhu udara lebih rendah daripada titik beku air, kondensasi air akan membentuk fase padat yang dijatuhkan dalam bentuk salju atau es. Dengan pemanasan, salju akan mencair.

Air lelehan salju, sebagaimana air hujan, akan mengaliri dan menggenangi bagian-bagian terendah permukaan Bumi dalam bentuk sungai, danau, atau rawa di daratan dan akhirnya akan mengalir ke laut.

Sebagian aliran air ini akan meresap ke dalam Bumi, mengalir dan tersimpan di dalam tanah dan batuan dalam bentuk air tanah dalam dan air tanah dangkal. Dengan adanya panas matahari, sebagian air yang mengalir dan menggenangi daratan dan lautan akan menguap ke udara dan bergerak bersama pergerakan angin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement