OREGON - Seekor Triceratops atau Tyrannpsaurus Rex (T-Rex) mungkin mengacaukan hutan pinus dan menjadikan 7 bunga yang diawetkan secara sempurna ditemukan di amber Burma. Peneliti mengatakan spesimen tersebut utuh dan mewakili spesies baru yang diyakini telah ada sejak 100 juta tahun yang lalu.
Dilansir dari Dailymail.co.uk, Rabu (16/8/2017), para ahli mengatakan penemuan tersebut merupakan koleksi terbesar di zaman ini untuk satu studi tunggal. Bunga mungil yang ditemukan di Myanmar tersebut berukuran 3,4 sampai 5 milimeter dan mengharuskan para peneliti menggunakan mikroskop untuk meneliti bunga tersebut.
Baca juga: Wah! Peneliti Temukan Tanaman yang Hidup di Era Dinosaurus
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, bunga tersebut masuk ke dalam spesies Tropocogyne dan diberi nama pentaptera. Nama tersebut berasal dari bahasa Yunani, “penta” artinya 5 dan “pteron” artinya sayap.
Para peneliti membandingkan bunga baru ini dengan spesies lain yang baru ditemukan dan berwarna kuning. “Berbeda dengan bicarpellate, dengan 2 gaya memanjang dan ramping, dan tulang rusuk ovarium inferiornya tidak memiliki kelenjar terminal berpigmen gelap seperti T.Pikei,” ungkap George Poinar Jr. seorang profesor emeritus dari Oregon State University College of Science.