JAKARTA – Sebuah momentum langka terjadi. Pada Minggu 16 Juli 2017, matahari akan berada di atas Kakbah sehingga bayang-bayang yang ada akan tegak lurus dengan Kakbah.
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, mengatakan, momentum ini bisa dimanfaatkan untuk menentukan arah kiblat.
“Bagi umat muslim sendiri, saat itulah masyarakat bisa memanfaatkannya untuk menentukan arah kiblat,” ungkapnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (15/7/2017).
Datangnya fenomena ini, masyarakat bisa melakukan pengoreksian arah kiblat bila belum ditentukan secara akurat.
“Misalnya masjid kecil di perkampungan atau tempat salat di rumah, banyak yang arah kiblatnya ditentukan mengikuti bentuk bangunan,” tuturnya.
Melalui fenomena tersebut, masyarakat melakukan verifikasi dengan melihat bayangan matahari yang ada pada saat fenomena tersebut berlangsung.
“Caranya dengan melihat bayangan matahari yang masuk lewat jendela pada waktu yang ditentukan, arah kiblatnya mudah ditentukan,” tambahnya. (afr)
(Kemas Irawan Nurrachman)