Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alquran dan Sains Jelaskan Manusia Bukan Keturunan Kera

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Jum'at, 07 Juli 2017 |06:01 WIB
Alquran dan Sains Jelaskan Manusia Bukan Keturunan Kera
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

Sementara dalam ayat lain, Allah berfirman di Surah Al Maidah. "Katakanlah: ‘Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?’ Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus," Surah Al Maidah Ayat 60.

Banyak orang meyakini bahwa makna ayat itu mengisyaratkan kera menjadi asal mula makhluk keturunan berikutnya, yaitu manusia. Pemahaman ini keliru. Riset-riset ilmiah modern menegaskan bahwa teori evolusi adalah teori yang salah dan tak memiliki dasar yang sah.

Dua orang pakar dari Pusat Riset Ilmiah Prancis, Petit dan Prevost, mengatakan bahwa manusia telah berpegang pada gagasan evolusi, tetapi pemikiran itu belakangan segera terbantahkan.

Pakar lain, Boule menyatakan tidak ada satu material pun yang bisa mendorong manusia berpikir tentang perubahan bentuk kera menjadi manusia. Sedangkan menurut Dr. Husain Hamdan, riset-riset terkini di bidang biologi molekuler telah sampai pada penegasan bahwa Siti Hawa adalah nenek moyang manusia modern, yakni manusia berjenis kelamin perempuan pertama yang ada di Bumi.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement