JAKARTA - Tahun lalu beberapa pabrikan automotif di Australia tutup, antara lain Ford Motor, General Motors, dan Toyota Motor. Berbagai alasan diungkapkan oleh pabrikan mulai dari persaingan yang samakin ketat hingga faktor nilai mata uang.
Tutupnya pabrikan mobil tersebut menjadi peluang bagi pelaku Industri automotif di Indonesia untuk melakukan ekspor, mengingat secara letak geografis, Indonesia berdekatan dengan Australia.
Ada beberapa pabrikan mobil di Tanah Air yang membidik ekspor ke Negeri Kangguru itu salah satunya PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Saat ini perusahaan tengah melakukan survei untuk memastikan produk atau model apa yang dapat diterima di sana.
"Semua opportunity ekspor kami jajaki. Kami selalu berusaha matching model-nya itu apa. Australia belum ketemu, tapi kami sedang cek matching model-nya apa. Bukan tahun ini saja tapi lima sampai 10 tahun ke depan itu match-nya apa," ujar Presiden Direktur TMMIN, Andang Tjahjono, di Jakarta, kemarin.
Ketika ditanya apakah kemungkinan produk yang akan diekspor jenis sedan. "Ya, sedan," jawabnya singkat.