Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kehidupan di Luar Angkasa dalam Penjelasan Alquran dan Sains

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Jum'at, 19 Mei 2017 |06:01 WIB
Kehidupan di Luar Angkasa dalam Penjelasan Alquran dan Sains
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

Namun, setan, jin, dan malaikat tidak memiliki bayang-bayang sehingga dapat dikatakan bahwa ada makhluk lain seperti manusia yang ada di langit yang juga sujud kepada Allah.

"Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di Bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari," bunyi Surah Ar-Ra’d Ayat 15.

Keturunan Nabi Adam menghuni Bumi dalam kurun waktu yang telah ditentukan, yakni sampai terjadinya kiamat. Ketika terjadinya kiamat, semua makhluk yang ada di langit dan Bumi akan terkejut.

Termasuk yang berada di langit adalah makhluk yang berada dalam pesawat antariksa atau yang menghuni planet lain yang dapat dijadikan tempat hidup.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement