Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Matahari Terbit dari Barat dalam Penjelasan Alquran dan Sains

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Kamis, 18 Mei 2017 |06:01 WIB
Matahari Terbit dari Barat dalam Penjelasan Alquran dan Sains
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

Dalam penelitian ini, para ilmuwan menyadari bahwa jumlah hari dalam setahun menurun dari waktu ke waktu dan menemukan bahwa satu-satunya penjelasan dari penurunan ini adalah penurunan kecepatan rotasi Bumi pada porosnya di depan matahari.

Adapun peningkatan kecepatan ini akan meningkatkan jumlah hari, minggu, tahun, dan memperpendek hari (siang dan malam), sedangkan jumlah musim dan jumlah bulan tetap sama.

Setelah menggambar beberapa grafik jumlah hari dalam era geologi yang berbeda, para ilmuwan menemukan bahwa jumlah hari dalam setahun pada awal penciptaan lebih dari 2.000. Adapun siang dan malam ketika itu kurang dari empat jam. Hal ini telah diungkap melalui salah satu ayat Alquran.

"Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan Bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy’. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat,” Surah Al-A'raf Ayat 54.

Penurunan secara bertahap kecepatan rotasi Bumi pada sumbunya ditemukan melalui mempelajari garis pertumbuhan dalam kerangka hewan seperti terumbu karang kuno dan sisa-sisa bebatuan dari era geologi kuno.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement