Sebelumnya diberitakan, mobil eksklusif ini terlebih dulu menjalani uji coba performa sebelum dikirim ke garasi konsumen. Namun nahas, mobil mengalami kecelakaan sehingga menyebabkan bagian depan dan belakang rusak. Berdasarkan pemeriksaan awal, kecelakaan tidak berdampak pada struktur kendaraan.
Pihak Koenigsegg mengatakan pengemudi kehilangan kendali saat melintas di trek yang basah. Perusahaan pun menepis bahwa kecelakaan itu diakibatkan kesalahan pada sisi mekanik. Pengemudi dan penumpang sempat dilarikan ke rumah sakit namun tak lama kemudian diperbolehkan pulang.
Dalam kondisi standar, Koenigsegg Agera RS diperkuat mesin 5 liter, V8, twin-turbocharged, yang mampu memproduksi tenaga 1.160 hp serta memiliki torsi 944 lb-ft. Namun unit yang dikirim untuk konsumen di AS tersebut sudah mengalami perubahan sehingga tenaganya menjadi 1.360 hp dengan torsi 1.011 lb-ft.
Koenigsegg sudah memproduksi mobil ini sejak Januari 2016 dengan harga di kisaran USD1,5 juta atau sekira Rp20 miliar. (san)
(Anton Suhartono)