Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Resmi Terdaftar, WeChat Diblokir di Rusia

Lely Maulida , Jurnalis-Sabtu, 06 Mei 2017 |18:29 WIB
Tak Resmi Terdaftar, WeChat Diblokir di Rusia
(Foto: Business Insider)
A
A
A

CHINA – Beberapa negara memberlakukan aturan yang berbeda untuk setiap perusahaan dari luar negeri. Tak jarang perusahaan teknologi juga tersendat oleh aturan yang membatasinya melenggang di negara tersebut.

Seperti yang kini dialami oleh Tencent, pemilik aplikasi WeChat. Dilansir Phys, Sabtu (6/5/2017), perusahaan ini dinilai tidak terdaftar dengan benar dalam regulator di Rusia.

Sebelumnya, WeChat mencatat jumlah pengguna globalnya sebanyak 889 juta. Namun, tak jelas berapa banyak pengguna Rusia yang memiliki aplikasi WeChat.

“Kami mengalami satu pemblokiran dan kami sangat menyesal,” kata seorang pejabat perusahaan di microblog Tencent.

“Peraturan Rusia mengharuskan peyedia layanan online mendaftar ke pemerintah, tapi WeChat tidak memiliki pemahaman (peraturan) yang sama,” ujarnya.


Namun kantor berita China, Xinhua, mengutip pernyataan juru bicara badan pengawas telekomunikasi Rusia, mengatakan bahwa WeChat tidak memberikan informasi yang diperlukan untuk pendaftaran dengan pihak yang berwenang.

Sebuah undang-undang yang disahkan pada 2014 mengharuskan layanan chatting, mesin pencarian, dan jejaring sosial untuk menyimpan data pribadi pengguna Rusia di negaranya (Rusia). Situs yang melanggar undang-undang tersebut ditambahkan ke dalam daftar hitam dan penyedia layanan internet berkewajiban untuk memblokir akses.

WeChat lebih dikenal sebagai Weixin di China. Aplikasi ini tak hanya memberikan layanan pesan instan, namun juga transaksi pembayaran dan lainnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement