Sementara untuk tahun ini pihaknya menargetkan penjualan Triton sebanyak 9.800 unit, baik untuk varian 4x4 maupun 4x2 (single cabin). Jika dirata-rata, penjualan per bulannya mencapai 800 unit lebih.
Pemicu lain meningkatnya market share Triton, kata Imam, pihaknya mendapat keuntungan dari berkurangnya satu pemain di pasar nasional. Dari situ pihaknya mengisi kekosongan dengan menawarkan produk ke fleet customer.
"Kalau Triton lebih banyak ke proyek atau fleet customer. Kebetulan kami diuntungkan dalam arti ada teman dari sebelah sana yang keluar. Jadi kami bisa tarik. Kalau dikomposisikan sebanyak 75-80 persennya adalah fleet customer. Sementara market share saat ini 60 persen," tukasnya.
(Dian AF)