JAKARTA - Setiap orang mempunyai tingkat fokus yang berbeda-beda saat mengendarai mobil. Kehilangan fokus menjadi penyebab kecelakaan. Banyak faktor yang dapat membuat seseorang di balik kemudi tidak fokus dalam berkendara.
Berikut ini aktivitas yang membuat pengendara tidak fokus, sebagaimana dikutip dari Cekaja, Selasa (28/2/2017):
Bersin
Data yang dikeluarkan Traffic Safety Administration menyebutkan 21% kematian di jalan adalah karena kondisi pengemudi yang tidak fit. Bersin, menguap, dan mengantuk ketika menyetir membuat pengemudi kehilangan fokus.
Make-up
Di Florida, publik pernah dihebohkan oleh kasus kecelakaan lalu lintas yang disebabkan karena wanita tersebut mencukur area genital ketika menyetir. Selain itu mengaplikasikan makeup sambil menyetir juga jadi penyebab kecelakaan paling umum.
Mengganti Pakaian
Mungkin Anda masih ingat salah satu video Mr Bean ketika dia mengganti baju dan menyikat gigi sambil menyetir. Keterampilan Mr Bean dalam menyetir memang mengagumkan. Tapi adegan ini sebaiknya tidak dicontoh. Jika ingin ganti baju, lakukan setelah mobil terparkir di tempat tujuan.
Selfie
Hal ini membuat pengemudi tidak fokus sehingga bisa menyebabkan mobil oleng.
Chatting
Membalas pesan dan mengecek media sosial dapat merusak konsentrasi bekendara. Berdasarkan survei yang dilakukan di Amerika Serikat, sekira 16 ribu pengemudi tewas pada 2001 hingga 2007. Penyebab utamanya adalah menggunakan telefon genggam saat menyetir.
Menggunakan Handsfree
Dengan menggunakan handsfree, pengendara memang tidak perlu memegang ponsel saat menerima telefon sehingga kedua tangan tetap memegang kemudi. Tapi hal ini tidak bisa mengurangi risiko kecelakaan. Pengemudi tetap disarankan menghentikan mobil saat menerima telefon karena bisa merusak fokus.
Bertengkar
Bertengkar di dalam mobil bisa mengganggu fokus mengemudi. Jika hal itu dilakukan bisa berujung pada kecelakaan. Sebaiknya jangan bertengkar di dalam mobil.
Mendengarkan Lagu
Bagi sebagian orang, mendengarkan lagu bisa merangsang konsentrasi. Tapi jika Anda lebih sibuk memindah-mindahkan channel dan mengatur volume daripada fokus pada jalanan di depan, risiko kecelakaan pun kemungkinan besar bisa terjadi. (san)
(Anton Suhartono)