Mobil ini memiliki tiga mode pengendaraan dari segi penggunaan energi. Tiga mode itu bisa dipilih dengan menekan satu tombol. Mode pertama adalah Auto eDrive di mana kendaraan secara otomatis akan memilih mode penggunaan energi yang seefisien mungkin. Penggunaan energi listrik akan dipilih mode ini jika mobil melaju di bawah 80 km/jam. Jika melaju di atas itu maka sistem secara otomatis akan menggunakan dua penggerak sekaligus yakni motor listrik dan mesin konvensional. Mode Max eDrive memungkinkan kendaraan dilajukan sepenuhnya dengan listrik. Kecepatan maksimumnya mencapai 120 km/jam. Sementara jika digunakan di perkotaan yang macet, pengemudi bisa mengalihkan ke mode Save Battery.
Dalam hal berkendara, mode yang digunakan pada BMW X1 xDrive25Le iPerformance sama dengan model X1 lainnya, seperti Driving Experience Control, Sport, Comfort, dan Eco Pro.
Mobil ini juga dilengkapi dengan fitur park assist di mana mobil akan mendeteksi space parkir yang nyaman serta membantu pengemudi dalam memudahkan parkir. Pengemudi tinggal memindahkan gigi maju atau mundur dan menekan pedal rem. Selebihnya sistem pada kendaraqan yang bekerja.
Sementara itu desainnya juga mengadopsi model sportcar hybrid BMW i8. Warisan desain dari i8 menbuat tampang mobil ini futuristis.
Namun sayangnya, mobil ini hanya dipasarkan di China.
(Anton Suhartono)