Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ditentang di India, Mark Zuckerberg Kekeuh lanjutkan Proyek Free Basic

Aditya Gema Pratomo , Jurnalis-Selasa, 09 Februari 2016 |14:00 WIB
Ditentang di India, Mark Zuckerberg Kekeuh lanjutkan Proyek Free Basic
Facebook Lanjutkan Proyek Free Basic (foto:AFP)
A
A
A

NEW DELHI - Telecom Regulatory Authority of India (TRAI) telah mengeluarkan larangan terkait tarif diskriminatif untuk layanan data di 2016. Larangan ini secara tidak langsung mengancam eksistensi layanan facebook Free Basic.

Seperti dikutip dari fast Company, Selasa (9/2/2016), CEO Facebook, Mark Zuckerberg, menanggapi keputusan tersebut dengan bijak. Di halaman resminya, Mark mengatakan bahwa dirinya tidak akan menyerah untuk memperjuangkan akses internet ke seluruh penjuru India.

"Menghubungkan masyarakat India adalah misi mulai yang tidak dapat dihentikan. Lebih dari satu miliar warga India tidak memiliki akses internet. Dengan layanan ini, warga India mendapat kesempatan hidup yang lebih baik," tulis Mark.

Layanan ini sebenarnya memiliki tujuan baik, namun kontrol Facebook atas konten di dalamnya lah yang menimbulkan kontroversi. Dengan kata lain, maksud Facebook untuk memberikan akses internet gratis, ternyata ditunggangi oleh misi pribadi Facebook.

Di layanan tersebut, Facebook berhak untuk mengatur konten yang boleh ditayangkan, termasuk untuk mempromosikan aplikasi dari Facebook sendiri. Walaupun ditentang di India, Internet.org sudah berjalan di 38 negara dan sudah menghubungkan 19 juta orang di negara tersebut.

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement