Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ilmuwan Kembangkan Nyamuk Mutan Hasil Rekayasa Genetika

Ilmuwan Kembangkan Nyamuk Mutan Hasil Rekayasa Genetika
Imuwan kembangkan nyamuk mutan untuk lawan malaria (Ilustrasi: BBC)
A
A
A

CALIFORNIA – Para ilmuwan Amerika Serikat mengatakan mereka telah membiakkan nyamuk hasil rekayasa genetika (GM) yang dapat melawan infeksi malaria.

Mereka mengatakan, jika teknik laboratorium berjalan di lapangan, hal ini bisa menawarkan cara baru untuk menghentikan gigitan serangga-serangga yang menyebarkan malaria kepada manusia.

Para ilmuwan menaruh gen "daya tahan" ke dalam DNA nyamuk itu sendiri, dengan menggunakan metode editing gen yang disebut Crispr.

Dan ketika nyamuk-nyamuk GM itu dikawinkan keturunan mereka mewarisi daya tahan yang sama, lapor jurnal PNAS.

Secara teori, jika nyamuk-nyamuk ini menggigit orang, mereka seharusnya tidak dapat meneruskan parasit yang menyebabkan malaria.

Sekira 3,2 milyar orang, hampir setengah dari populasi dunia, berisiko terkena malaria.

Kelambu, insektisida, dan berbagai penangkal bisa membantu menghentikan gigitan serangga dan obat-obatan dapat diberikan kepada siapa saja yang terkena infeksi, tetapi penyakit ini masih membunuh sekitar 580.000 orang per tahun.

Peran penting

Para ilmuwan telah mencari cara-cara baru untuk memerangi malaria.

Tim dari University of California percaya bahwa nyamuk hasil rekayasa genetika memainkan peran penting untuk menggantikan endemik, nyamuk vektor malaria.

Mereka mengambil jenis nyamuk yang ditemukan di India, Anopheles stephensi, untuk percobaan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement