BOGOR - Usai diberi "kebebasan", Yamaha Indonesia memberikan tantangan untuk membuktikan keiritan New Mio M3 125. Hasil ini tidak dapat dijadikan patokan karena karakter berkendara dan bobot setiap orang berbeda-beda. Terlebih lagi ini dilakukan di sirkuit yang tentunya minim hambatan.
Dalam sesi ini dibagi dalam dua kelompok. Tiap kelompok mendapat jatah 10 putaran dan tiap peserta diberi kebebasan dalam menerapkan gaya berkendara.
Okezone coba menerapkan gaya Eco Riding selama sesi ini. Kecepatan rata-rata yang Okezone pertahankan selama 10 putaran itu antara 35-45 kpj tanpa melakukan pengereman di setiap tikungan.
(Klik: New Yamaha Mio M3 Lincah dan Stabil)
Selain itu Okezone mengikuti lampu indicator ECO yang muncul di instrumen panel.
Fitur baru ini sengaja dipasang untuk menuntun pengendara agar menerapkan Eco Riding. Lampu ECO akan menyala di panel instrumen antara kecepatan 20-70 kpj. Lampu ini sebenarnya bukan untuk menghembat BBM tetapi untuk membantu pengendara dalam menggapai tingkat efisiensi terbaik.
Setelah dihitung oleh tim teknis Yamaha. Diketahui Okezone memacu Mio M3 dengan kecepatan maksimal 52,2 kpj dan lampu ECO menyala selama 18,34 menit. Sementara kecepatan rata-ratanya mencapai 39 kpj dengan jarak tempuh 13 km. Hasilnya, konsumsi BBM yang Okezone raih mencapai 65 kpl.
Yamaha mengklaim, dengan tangki bensin terisi penuh yakni 4,2 liter, Yamaha Mio M3 menempuh jarak 200 km. (Klik: Desain Agresif Generasi Ketiga Yamaha Mio)
(Septian Pamungkas)