BOGOR - Setelah membahas desain dan sederet fitur yang dimiliki New Mio M3, kini waktunya Okezone membeberkan apa yang dirasakan setelah berkencan dengan generasi ketiga Yamaha Mio tersebut.
Klik: Desain Agresif Generasi Ketiga Yamaha Mio
Tentu tidak seru jika langsung membahas performa skutik baru ini. Meski diketahui New Mio M3 menggunakan mesin Blue Core yang diklaim jauh lebih irit namun tetap bertenaga.
Pembahasan kali ini lebih ke posisi berkendara. Saat pertama kali duduk di atas jok Mio M3, rasanya cukup nyaman. Jok terasa empuk dan kaki dapat menjangkau permukaan jalan dengan mudah. Sebagai informasi, Okezone memiliki tinggi 175 cm dengan berat badan 84 kg.
Ketika posisi kedua tangan menggenggam setang kemudi, rasanya tidak jauh berbeda dengan posisi berkendara Mio terdahulu seperti Mio J ataupun Mio GT.
Jika dibandingkan dengan model lawas dimensi Mio M3 sedikit berbeda. Mio M3 memiliki dimensi panjang 1.870 mm, lebar 685 mm dan tinggi 1.035 mm, jarak sumbu roda 1.260 mm dengan tinggi tempat duduk 750 mm.
Sementara Mio GT atau Mio J memiliki panjang 1.850, lebar 700 mm, 1.050 mm, jarak sumbu roda 1.250 mm, dan tinggi jok 745 mm. Berat keduanya selisih 2 kg. Jika Mio M3 memiliki berat 94 kg, Mio GT 92 kg.
Itu artinya Yamaha Mio M3 memiliki ukuran tubuh sedikit lebih panjang dan tinggi tetapi lebih ramping.
Alhasil, skutik berbanderol Rp13,98 juta ini ini terasa lincah saat melibas 14 tikungan Sirkuit Karting Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Saat melewati tikungan dengan sudut cukup miring hingga standar samping menyentuh aspal pun Okezone merasa motor ini tetap stabil dan mudah dikendalikan. Mio M3 juga terasa ringan saat "bangun" dari tikungan.
Pada kesempatan yang sama Okezone juga mencoba sistem pengereman skutik baru ini. Rasanya tidak jauh berbeda dengan pendahulunya, pakem dan ngegigit.
(Septian Pamungkas)