CALIFORNIA - Sejumlah rumor beredar terkait keputusan Dong Nguyen menarik game garapannya, Flappy Bird, dari Google Play dan App Store. Setelah lama bungkam, Nguyen akhirnya buka suara terkait keputusannya tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan Forbes, Nguyen menjelaskan bahwa Flappy Bird dirancang untuk bermain selama beberapa menit di saat santai. Namun akhirnya, game tersebut justru semakin populer.
"Tapi kemudian Flappy Bird menjadi produk adiktif. Saya pikir itu telah menjadi masalah. Untuk mengatasinya maka Flappy Bird harus ditarik. Flappy Bird telah pergi selamanya," ungkap Nguyen, seperti dilansir Softpedia, Selasa (11/2/2014).
Seiring popularitas Flappy Bird, pundi-pundi Nguyen terus bertambah. Ia dikabarkan mengantongi sekira USD50 ribu atau setara Rp607 juta setiap hari dari iklan yang ada di game tersebut. "Saya tidak tahu angka pastinya, tapi jumlahnya memang banyak," tuturnya.
Nguyen pun membantah laporan campur tangan Nintendo, termasuk ancaman hukum, dalam keputusannya. Meksi mengakui merasa bersalah menarik Flappy Bird, tapi Nguyen juga merasa hidupnya tidak lagi senyaman sebelum Flappy Bird sukses.
"Tapi saya pikir itu (penarikan Flappy Bird) bukan kesalahan. Saya telah memikirkannya," sambungnya.
Kendati demikian, bukan berarti kesuksesan Flappy Bird membuatnya berhenti membuat game. Sebaliknya, ia merasa lebih percaya diri dan memiliki kebebasan untuk melakukan apa yang ingin dilakukan. Ia pun berjanji akan membuat game iPhone baru.
(Andina Librianty)