Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenang Manusia Pertama yang Menginjakkan Kaki di Bulan

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Jum'at, 21 Juni 2013 |14:01 WIB
Mengenang Manusia Pertama yang Menginjakkan Kaki di Bulan
(Foto: Geeksofdoom)
A
A
A

WASHINGTON - Pada kamis (20/6) di Johnson Space Center, Amerika Serikat, kru astronot dan para tim dari NASA memberikan penghargaan kepada manusia pertama yang pernah berjalan di Bulan. Adalah Neil Armstrong, yang telah menghembuskan nafas terakhirnya di usia 82 merupakan astronot yang paling dikenal atas prestasinya.

Dilansir Spaceflightnow, Jumat (21/6/2013), tim dan kru memberikan penghargaan pada Armstrong dalam upacara peringatan di Johnson Space Center untuk mengingat kompetensi luar biasa dan prestasi membanggakan. Armstrong pun seperti menjadi 'maskot' yang mewakili wajah dan jiwa manusia dari program Apollo di 1969.

Pria kelahiran Ohio, 5 Agustus 1930 ini meninggal pada 25 Agustus 2012 akibat komplikasi setelah menjalani operasi. Pertemuan di Johnson Space Center merupakan urusan keluarga badan antariksa NASA. Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah astronot, mantan astronot, direktur penerbangan, pengendali penerbangan dan insinyur.

Pertemuan tersebut juga dihadiri anak Armstrong, yakni Rick dan Mark dan ibunya, Janet. Tidak hanya itu, pertemuan juga dihadiri oleh Buzz Aldrin, yang merupakan rekan satu timnya pada program Apollo 11.

Aldrin merupakan astronot kedua yang pernah menginjakkan kaki di Bulan. "Aku akan berterima kasih untuk menjadi yang beruntung bahwa saya berkesempatan untuk terbang ke Bulan dan berada di bawah komando dari Neil Armstrong," ungkap Aldrin yang kini berusia 83 tahun.

Aldrin mengatakan, Armstrong merupakan pilot penguji terbaik dari Amerika Serikat. "Dan ia merupakan lambang pria luar angkasa," imbuhnya.

Satu lagi kru astronot Michael Collins mengungkapkan, Armstrong merupakan sosok pemimpin yang bisa membuat keputusan sempurna. Collins ketika itu tetap tinggal di orbit bulan, sementara Armstrong dan Aldrin turun ke permukaan Bulan pada 20 Juli 1969.

"(Armstrong) pembuat keputusan sempurna yang mengambil semua penghargaan dalam langkahnya dan tidak pernah menunjukkan sentuhan arogansi. Dia adalah yang terbaik," pungkas Collins.

(Fetra Hariandja)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement