INDIANA – Membaca sekaligus berlari di atas treadmill (perangkat olahraga untuk berlari) bukanlah menjadi hal yang mustahil lagi. Sebuah sistem yang dinamakan ReadingMate telah dihadirkan oleh asisten professor teknik industri di Purdue University, Ji Soo Yi.
Sistem ReadingMe akan menyesuaikan teks pada monitor untuk memudahkan pelari membaca tanpa menggerakkan kepalanya. “Tidak banyak orang yang dapat berjalan apalagi berlari sambil membaca di saat yang bersamaan,” kata Yi seperti yang dilansir ScienceDaily, Selasa (16/4/2013).
“Hal ini dikarenakan pandangan mata ke teks bacaan yang relatif akan terus berubah yang mana dapat mempengaruhi tingkat semangat seseorang. Ketika mata terus-menerus mencoba untuk menyesuaikan dengan perubahan tersebut, itu akan memberatkan daya fokus seseorang. Terlebih lagi bila ukuran font tulisan dalam teksnya kecil itu akan menambah kesulitan,” lanjutnya lagi.
Sehingga Yi bekerjasama dengan kandidat doktor di Purdue University, Bum Chul Kwon mengembangkan ReadingMate dari sebuah hipotesis. Adapun hipotesisnya menyatakan bahwa hambatan utama untuk membaca sambil berjalan adalah pergerakan kepala secara vertikal.
Sistem baru ini akan memungkinkan pengguna treadmill untuk membaca teks berukuran normal pada monitor kecil yang terpasang di depan mesin. Penelitian ini melibatkan 15 mahasiswa untuk melakukan penghitungan sejauh mana seseorang dapat membaca dengan ReadingMate saat berjalan di atas treadmill.
Pengguna diberi kacamata yang dilengkapi dengan LED dan kamera inframerah yang akan menangkap sinyal LED saat mendeteksi gerakan kepala pelari. Kemudian teks juga akan disesuaikan dengan gerakan kepalanya.
Hasil penelitian menunjukkan akurasi yang lebih tinggi pada orang-orang yang menggunakan ReadingMate dibandingkan yang tidak saat berlari. Menariknya, sistem ini juga dapat digunakan oleh operator peralatan berat dan pilot pesawat.
(Amril Amarullah (Okezone))