Advertisement
Advertisement

Binatang Misterius Ditemukan di Danau Skotlandia

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Jum'at, 08 Maret 2013 |07:01 WIB
Binatang Misterius Ditemukan di Danau Skotlandia
Larva sawflies (Foto: Ppdl)
A
A
A

Menurut Ustadz Yusuf Mansur, pemerintah akan membatalkan rencana penerapan pajak sembako dan sekolah. Hal itu diungkapkan Yusuf Mansur di akun Instagram pribadinya.
"NU dan Muhammdiyah udah nolak. Lah kalo dua lembaga yang lebih gede dari gaban ini udah nolak, masa iya pemerintah dan kementerian terkait jalan terus? Rada ga mungkin," ujar Yusuf Mansur melalui akun @yusufmansurnew, Sabtu (12/6/2921).
Yusuf mengajak masyarakat mendukung PBNU dan Muhammadiyah, karena kedua lembaga itu bagian dari lembaga pendidikan dan kesehatan.
Baca Juga: Sembako Kena PPN, Pedagang: Begini Saja Menjerit Mau Ditambahin Beban Pajak
"Ayo anak-anak Indonesia masuk ke lembaga pendidikannya NU dan Muhammadiyah. Kita bantu. Misal sakit, ayo ke rumah sakit NU dan Muhammadiyah juga," katanya.
Yusuf mengatakan jika PBNU dan Muhammadiyah bisa menggurita maka daya tawar keduanya di berbagai aspek dari ekonomi, sosial, hingga politik bakal semakin berpengaruh.
Sebelumnya, PBNU menolak rencana pemerintah memungut PPN sekolah atau jasa pendidikan dan sembako. PBNU meminta pemerintah mencari formula lain untuk meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak.
Begitu juga dengan Muhammadiyah, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan, keberatan atas wacana penerapan PPN jasa pendidikan sebagaimana tertuang dalam draf Rancangan Undang-Undang Revisi UU Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
Haedar Nashir mengatakan, pemerintah seharusnya yang paling bertanggung jawab dan berkewajiban dalam penyelenggaraan pendidikan, termasuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN sesuai dengan amanat undang-undang.
 

(Fetra Hariandja)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement