Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Btel Tularkan Semangat Wirausaha dengan Telekomunikasi

Susetyo Dwi Prihadi , Jurnalis-Kamis, 30 Juni 2011 |18:24 WIB
Btel Tularkan Semangat Wirausaha dengan Telekomunikasi
A
A
A

JAKARTA - Bakrie Telecom bersama dengan Qualcomm Wireless Reach dan Grameen Foundation sepakat untuk memperkuat semangat wirausaha masyarakat Indonesia berbasis pemanfaatan teknologi yang tersedia dan terjangkau bagi pemberdayaan individu.

Kesepakatan tersebut diwujudkan dengan memperkenalkan paket aplikasi “Usahaku” bertema mata pencarian yang berisi beragam jenis aplikasi yang dapat didownload dan diaktifkan sesuai kebutuhan pengguna. Aplikasi pertama yang dibangun adalah “Jual Pulsa” dan akan segera dilanjutkan dengan “Info Kerja”.

Berbagai aplikasi dalam paket aplikasi Usahaku akan dapat diakses dan digunakan melalui beberapa tipe Hape Esia. Saat ini Bakrie Telecom telah meluncurkan tipe Hape Esia Fun (Hape Olive seri C55) yang telah diperkenalkan awal Juni lalu dan Hape Esia Fun To Go (Hape Olive seri C52).

Hape Esia Fun To Go (Hape Olive seri C52) merupakan hape qwerty mini dari Hape Esia Fun (Hape Olive seri C55). Dengan design slim dan minimalis futuristic, hape ini menghadirkan baru dalam berkomunikasi. Dilengkapi dengan fitur-fitur yang mumpuni seperti MP3, radio FM, micro SD, internet browser.

“Peluncuran paket aplikasi Usahaku merupakan bagian dari komitment kami bertiga untuk terus membantu peningkatan taraf hidup masyarakat Indonesia melalui pemanfaatan teknologi yang tersedia dan terjangkau. Kami awali dengan Uber Esia dan kini kami kembangkan dengan aplikasi Usahaku”, ujar Anindya N Bakrie, Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk, melalui keterangan resminya, Kamis (30/6/2011).

Awalnya komitmen sosial ketiga lembaga ini diwujudkan dalam pembentukan Uber Esia atau dikenal sebagai Usaha Bersama Esia. Tujuannya adalah untuk memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat dengan penghasilan kecil atau pun terbatas dengan menyediakan sarana telekomunikasi sebagai modal usaha kecil mereka di bidang telekomunikasi.

Mereka inilah yang disebut sebagai VPO (Village Phone Operator) yang menjalankan usaha secara mandiri. Dalam pelaksanaanya di lapangan, para VPO ini mendapatkan bimbingan melalui PT RUMA (Rekan Usaha Mikro Anda), sebuah Lembaga social entreprise Indonesia yang ditunjuk oleh Grameen Foundation.

“Sejak diperkenalkan di tahun 2008, perkembangan peminatnya luar biasa. Pada bulan April 2011 jumlahnya tumbuh hingga lebih dari 7.500 VPO  yang melayani hampir 725 ribu pelanggan di Tangerang, Banten”, kata Anindya.

(Susetyo Dwi Prihadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement