Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Juniper Indonesia Tunjuk Manajer Pelayanan Baru

Sarie , Jurnalis-Jum'at, 17 Desember 2010 |06:29 WIB
Juniper Indonesia Tunjuk Manajer Pelayanan Baru
iri: Judi Hartono, acting Country Manager Juniper untuk Indonesia (foto: ist)
A
A
A

JAKARTA - Juniper Networks mengangkat manajer pelayanan yang baru untuk Indonesia, yaitu Salim Mochamad.

Salim akan menduduki posisi sebagai manajer pelayanan untuk Indonesia. Beliau akan bertanggung jawab dalam penyediaan dukungan teknologi terkini untuk penyedia layanan dan pelanggan enterprise Juniper.

Pria tersebut sudah tidak asing lagi di kancah industri IT Indonesia. Salim sudah berkecimpung dalam industri dukungan teknologi informasi dan telekomunikasi selama lebih dari 15 tahun. Selain pernah bekerja di PT Lintasarta, Salim juga pernah memperkuat PT Telkom and Bakrie Telecom.

"Penunjukan Salim merupakan jawaban kami akan peningkatan kebutuhan akan dukungan teknis terkini untuk pelanggan kami di Indonesia. Beliau mulai bekerja pada bulan November dan berbasis di kantor Juniper Jakarta," kata Judi Hartono, acting Country Manager Juniper untuk Indonesia, dalam keterangannya, Jumat (17/12/2010).

"Kami berkomitmen kepada pelanggan untuk menghadirkan back up spesialis yang mereka perlukan untuk mendesain dan membangun jaringan yang efektif, dan menjaga jaringan tersebut berjalan semaksimal mungkin," tambah Judi.

Juniper Networks merupakan perusahaan yang berkecimpung dalam bisnis inovasi jaringan. Dari mulai dari solusi perangkat hingga solusi data center, dari konsumen hingga kelas penyedia cloud, Juniper Networks menghadirkan perangkat lunak, silicon, dan sistem yang mengubah pengalaman dan bisnis jaringan. Perusahaan ini melayani konsumen dan partner dari seluruh dunia, menghasilkan pendapatan melebihi USD3 miliar selama tahun lalu. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di Juniper Networks

(Sarie )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement