Advertisement
Advertisement

Fiber Dorong Pertumbuhan Broadband

Fiber Dorong Pertumbuhan Broadband
Fiber Optik (foto: image google)
A
A
A

BERKAT pertumbuhan pesat populasi pelanggan fixed broadband di Asia Pasifik, populasi pengguna fixed broadband di dunia akan meningkat melampaui 491 juta pelanggan pada akhir 2011.

Manusia semakin membutuhkan koneksi internet berkecepatan tinggi. Firma riset ABI Research Inc menemukan, populasi pelanggan fixed broadband di dunia pada kuartal ketiga (Juli-September) 2010 meningkat 1,4 persen menjadi 463 juta pelanggan, dari 456,5 juta pelanggan pada kuartal kedua (April-Juni) 2010.

"Di pasar fixed broadband global pada kuartal ketiga 2010, broadband DSL (Digital Subscriber Line) memang masih menguasai pangsa terbesar. Namun begitu, fiber broadband adalah pendorong utama pertumbuhan," ujar Practice Director Digital Home ABI Research Inc Jason Blackwell.

ABI Research menjelaskan, fiber menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar fixed broadband global pada kuartal ketiga 2010 karena pada periode tersebut populasi pengguna fiber di dunia bertambah 2,7 juta pelanggan. Secara geografis, ABI Research menambahkan, populasi pelanggan fiberterbesar di dunia pada kuartal ketiga 2010 berada di wilayah Asia Pasifik, yang menguasai pangsa pasar global 80 persen. Selanjutnya, Amerika Utara menempati posisi kedua dan Eropa Barat menduduki posisi ketiga.

"Di wilayah Asia Pasifik,populasi pelanggan fiber melambung tinggi karena konsumen haus konten online seperti video definisi tinggi,video on demand(VOD),dan aplikasi-aplikasi interaktif," tutur Research Associate ABI Research Inc Khin Sandi Lynn.

ABI Research menegaskan, lonjakan populasi pelanggan broadband di Asia Pasifik tidak luput pula dari peran pemerintahan-pemerintahan setempat, yang semakin sadar bahwa infrastruktur broadband sangat vital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, sehingga meningkatkan besar-besaran pembangunan infrastruktur broadband. Berkat pertumbuhan pesat populasi pelanggan fixed broadband di Asia Pasifik,ABI Research memprediksi, populasi pengguna fixed broadband di dunia akan meningkat melampaui angka 491 juta pelanggan pada akhir 2011.

ABI Research menambahkan, layanan fixed broadband menghasilkan pendapatan global USD170 miliar pada 2009, alias naik 14 persen dibandingkan pada 2008. Karena populasi pelanggan fixed broadband terus meningkat, ABI Research meyakini, pendapatan global fixed broadband pun akan terus bertumbuh. ABI Research memprediksi, pendapatan global fixed broadband pada 2010 akan menembus USD184 miliar. ABI Research menegaskan, sekitar 62 persen dari pendapatan tersebut disumbangkan oleh DSL karena DSL memiliki populasi pelanggan terbesar. Akan tetapi, ABI Research memperingatkan, dominasi DSL di pasar fixed broadband global tidak akan bertahan lama.

Sebab, konsumen pada saat ini mulai condong ke teknologi fiber. Dibandingkan DSL dan kabel, fiber memang menjanjikan kecepatan dan stabilitas koneksi internet berkecepatan tinggi yang lebih baik. Berdasarkan perkiraan ABI Research,populasi pengguna fixed broadband di dunia pada 2014 akan mencapai 501 juta pelanggan. Sekitar 106 juta pelanggan dari populasi total tersebut adalah pengguna fiber.

Padahal, ABI Research mencatat,populasi pengguna fiber di dunia pada 2009 baru mencapai 44 juta pelanggan. ABI Research mencermati, populasi pengguna layanan fixed broadband berteknologi fiber di dunia meningkat pesat karena para operator agresif memperluas jangkauan jaringan fiber masingmasing. Di dunia, ABI Research menggarisbawahi, penetrasi layanan fiber tertinggi pada saat ini terjadi di wilayah Asia Pasifik, dengan pangsa pasar sekitar 84 persen.

Berkat tingginya minat konsumen terhadap layanan fixed broadband berkecepatan lebih tinggi, ABI Research menemukan, layanan fiber mampu meraih pertumbuhan lebih tinggi daripada DSL dan kabel sejak 2008. ABI Research memperkirakan, layanan fiber akan mampu meraih pertumbuhan tahunan ratarata 20 persen mulai 2008 hingga 2014. Berkat pertumbuhan pesat populasi pengguna fiber pula, ABI Research menegaskan, populasi pengguna fixed broadband di dunia pada 2015 akan meningkat menjadi 548 juta pelanggan, di mana sekitar 134 juta pelanggan di antaranya adalah pelanggan fiber.

ABI Research mengungkapkan, pasar fixed broadband akan terus bertumbuh kendati digempur mobile broadband karena fixed broadband adalah pelengkap dari mobile broadband, untuk akses internet berkecepatan tinggi di perumahan maupun di perkantoran. Berdasarkan data ABI Research, populasi pengguna layanan mobile broadband di dunia pada 2009 mencapai 271 juta pelanggan, alias meningkat 43 persen dibandingkan pada 2008.

Ketika dibandingkan dengan fixed broadband, mobile broadband memang mampu meraih pertumbuhan populasi pelanggan jauh lebih tinggi. Firma riset Ovum menambahkan, populasi pengguna mobile broadband di dunia pada 2015 akan mencapai 3,2 miliar pelanggan. Pada saat yang sama, Ovum mengungkapkan, populasi pengguna fixed broadband di dunia akan mencapai 785 juta orang.

"Pada 2015, populasi pelanggan mobile broadband di dunia akan melampaui fixed broadband hingga lebih dari 300 persen. Namun, mobile broadband bukan pengganti dari fixed broadband. Karena itu,industri fixed broadband akan tetap hidup dan bertumbuh,” tutur Principal Analyst Ovum Michael Philpott. (Koran SI/ Ahmad Fauzi)

(Sarie )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement