Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nomor Telepon Fixed di Bogor Harus Ditambah Angka 8

Sarie , Jurnalis-Rabu, 16 Juli 2008 |13:53 WIB
Nomor Telepon Fixed di Bogor Harus Ditambah Angka 8
A
A
A

JAKARTA - Penataan nomor telepon untuk wilayah Bogor akan dilakukan serentak awal Agustus tahun ini. Nantinya para pengguna nomor telepon fixed di Bogor akan berjumlah 7 digit dengan tambahan angka 8 setelah kode area 0251.

"Untuk memberitahukan masalah perubahan ini, kami menggunakan Voice Respon System kepada penelepon yang menghubungi nomor yang berubah tersebut. Nantinya penelepon akan mendapatkan notifikasi bahwa nomor yang telah dihubungi berubah menjadi nomor 8XXXXX," ujar pihak Divisi Regional II PT Telkom melalui surat pemberitahuannya, yang dikutip Okezone, Rabu (16/7/2008).

Menurut mereka, voice respon system ini akan berlangsung selama tiga bulan setelah perubahan nomor tersebut berlangsung. Walaupun begitu, Telkom tetap melakukan pemberitahuan melalui surat tertulis, media cetak dan juga media elektronik.

Menurut surat pemberitahuan nomor 650 dari PT Telkom, yang disebar awal Juni lalu, langkah ini dilakukan sesuai dengan surat himbauan dari Dirjen Postel yang menegaskan perlunya optimalisasi dan efisiensi nomor telepon pelanggan Telkom. Surat tersebut dikirimkan Dirjen Postel pada 28 Januari 2008 dengan nomor surat 143/DJPT.3/KOMINFO/1/2008.

Dalam surat tersebut, terdapat 40 nomor kode telepon fixed yang mengalami perubahan. Masing-masing kode tersebut memiliki 6 angka lagi setelahnya dengan nomor depan diawali angka 2 hingga 5. Artinya ada sekira 1120 sambungan telepon di Bogor yang harus mengalami perubahan. Beberapa diantaranya berada di daerah Cijeruk, Caringin, Ciawi, Cisarua, Cijayanti, Cigudeng, Jasinga, Kedunghalang, Dramaga, Leuwiliang dan wilayah Bogor lainnya. Namun bagi pelanggan di Bogor yang telah terlanjur memiliki nomor depan 7 dan 8 dipastikan tidak akan dikenakan perubahan lagi.

(Sarie )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement