Laporan: Meta Secara Sistematis Batasi Suara Palestina di Facebook dan Instagram

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 14 Agustus 2026 16:05 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA - Praktik moderasi konten Meta secara sistematis telah membatasi suara warga Palestina di Facebook dan Instagram, menurut laporan dari kelompok hak digital Palestina, 7amleh, dan seorang peneliti dari Universitas Utrecht.

Laporan berjudul “The Platformicide of Palestine 2021-2025” tersebut mengkaji 3.520 kasus yang dilaporkan ke Observatorium Pelanggaran Hak Digital Palestina milik 7amleh antara Januari 2021 hingga Desember 2025. Kasus-kasus tersebut mencakup penangguhan akun, penghapusan unggahan, pembatasan siaran langsung, serta pengurangan jangkauan penyebaran konten.

Laporan ini menggunakan istilah “platformicide” untuk menggambarkan apa yang mereka anggap sebagai penghapusan secara struktural atas visibilitas dan partisipasi warga Palestina di media sosial, demikian dilansir Anadolu.

Meskipun tidak menyimpulkan bahwa Meta secara sengaja menyensor pengguna secara individu, laporan tersebut berpendapat bahwa pembatasan yang berulang itu tidak dapat dijelaskan semata-mata sebagai kesalahan teknis atau kesalahan moderasi yang bersifat insidental.

Hanya 32,5 persen dari kasus yang didokumentasikan tersebut yang melibatkan pelanggaran kebijakan yang dapat diidentifikasi secara jelas.

Di antara kasus-kasus yang disertai alasan, kebijakan Meta mengenai Organisasi dan Individu Berbahaya mencakup 57,2 persen dari pembatasan yang diterapkan; angka ini meningkat menjadi 71,1 persen pada kasus-kasus yang melibatkan jurnalis.

Penangguhan Akun  Paling Sering Dilakukan

Kebijakan ini bertujuan mencegah dukungan terhadap organisasi teroris dan kelompok kekerasan, namun laporan tersebut menyatakan bahwa penerapannya terlalu luas dan berdampak pada jurnalis, organisasi media, aktivis, serta kelompok masyarakat sipil yang meliput situasi di Palestina dan perang Israel di Gaza.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya