SpaceX menyatakan bahwa bagian roket itu awalnya ditempatkan pada lintasan yang dianggap aman berdasarkan aturan yang berlaku. Kombinasi aktivitas matahari dan gaya gravitasi kemudian mengarahkannya ke permukaan Bulan.
Para peneliti berharap tumbukan ini akan memberikan informasi yang berguna mengenai pembentukan kawah dan kepulan debu. Hal ini juga dapat membantu para ilmuwan menyempurnakan metode untuk melacak titik tumbukan di Bulan serta menilai bahaya yang ditimbulkan oleh puing-puing buatan manusia, seiring dengan semakin banyaknya misi dan infrastruktur yang bergerak di ruang antara Bumi dan Bulan.
Meskipun Bulan secara rutin dihantam oleh meteoroid alami, tabrakan yang melibatkan objek buatan manusia jauh lebih jarang terjadi. NASA sebelumnya pernah secara sengaja menabrakkan bagian roket ke permukaan Bulan pada era Apollo untuk mengumpulkan data seismik.
Para ahli telah memperingatkan bahwa tumbukan yang tidak direncanakan dapat menjadi masalah yang lebih serius jika pangkalan permanen, satelit, dan infrastruktur lainnya didirikan di Bulan maupun di sekitarnya.
(Rahman Asmardika)