Di balik kecanggihan ini, Frontier AI Lab milik Canva telah mengembangkan model fondasi multimodal proprietary. Model baru seperti Canva Proteus (Style Transfer), Canva Lucid Origin (Gambar), dan Canva I2V (Video) diklaim bekerja hingga 7 kali lebih cepat dan 30 kali lebih hemat biaya dibandingkan model kompetitor.
Canva juga memperkuat ekosistemnya melalui kolaborasi dengan Anthropic (Claude) dan ChatGPT, memungkinkan pengguna membawa hasil generasi AI tersebut langsung ke editor Canva untuk dipoles secara profesional.
Bagi kreator di Indonesia, Canva juga memperkenalkan fitur Canva Offline yang banyak diminta oleh konsumen. Fitur gratis ini memungkinkan kreator, pelajar, dan pelaku UMKM tetap berkarya tanpa koneksi internet. Semua pembaruan akan disinkronkan secara otomatis begitu perangkat kembali terhubung.
AI Canva 2.0 tersedia mulai 16 April 2026 sebagai pratinjau riset untuk satu juta pengguna pertama dan akan diluncurkan secara bertahap kepada seluruh basis pengguna dalam beberapa minggu ke depan.
(Rahman Asmardika)