Model prediksi yang dikembangkan BRIN menunjukkan kemarau yang bersifat kering akan terjadi di sebagian besar Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur. Sebaliknya, wilayah Sulawesi dan Maluku, termasuk Halmahera, sebagian besar masih akan mengalami curah hujan tinggi.
Fenomena ini berpotensi memicu kekeringan di selatan Indonesia, khususnya di wilayah Pantura Pulau Jawa, namun dapat memicu banjir karena curah hujan tinggi di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Halmahera. Selain itu, ada juga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan.
(Rahman Asmardika)