Gerhana Total Akan Munculkan Bulan Merah Darah, Terlihat di Beberapa Benua

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 02 Maret 2026 12:31 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA — Bulan merah darah atau blood moon akan segera menghiasi langit saat gerhana bulan total terlihat di beberapa bagian Bumi. Bulan merah darah ini tak akan terlihat lagi di langit hingga akhir 2028.

Fenomena ini akan terlihat pada Selasa (3/3/2026) pagi dari Amerika Utara, Amerika Tengah, dan bagian barat Amerika Selatan. Australia dan Asia Timur dapat menyaksikannya pada Selasa malam. Tahap parsial gerhana, dengan sebagian kecil bulan yang terpotong, dapat dilihat dari Asia Tengah dan sebagian besar Amerika Selatan. Afrika dan Eropa tidak akan dapat melihatnya.

Gerhana matahari dan bulan terjadi karena keselarasan yang tepat antara Matahari, Bulan, dan Bumi. Menurut NASA, ada antara empat hingga tujuh gerhana setiap tahunnya.

Gerhana cenderung terjadi secara berurutan, memanfaatkan titik ideal dalam orbit benda-benda langit tersebut. Gerhana bulan total pada Selasa ini terjadi dua minggu setelah gerhana matahari "cincin api" yang memukau manusia dan penguin di Antarktika.

 

Selama gerhana bulan total, Bumi berada di antara Matahari dan Bulan purnama, sehingga bayangannya menutupi Bulan. Bulan yang disebut bulan darah ini tampak merah karena serpihan sinar Matahari yang menembus atmosfer Bumi.

Bulan merah darah ini akan terlihat selama beberapa jam, dengan fase totalitas berlangsung sekitar satu jam.

Dibandingkan dengan gerhana matahari, “gerhana bulan sedikit lebih santai,” kata Catherine Miller dari Observatorium Mittelman di Middlebury College.

Bagi mereka yang berada di jalur gerhana, tidak perlu peralatan khusus untuk mengamati—hanya langit yang cerah dan tanpa awan.

Gerhana bulan parsial dijadwalkan pada Agustus, yang terlihat di seluruh Amerika, Eropa, Afrika, dan Asia Barat.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya