Ia melanjutkan, program ini sudah berjalan 10 tahun. Berhasil menjembatani siswa-siswa SMK dengan perusahaan IT nasional. Dengan demikian, menghasilkan tenaga kerja siap pakai dan mandiri.
Dia mengungkapkan, sampai Desember 2023, program ini telah menjangkau 989 institusi pendidikan vokasi dan nonvokasi, 3.145 dosen serta guru, dan telah menghasilkan 18.516 siswan serta alumni.
Ke depannya, program ini akan diperluas supaya membantu dunia pendidikan Indonesia menghasilkan lulusan siswa-siswa SMK yang siap bekerja sehingga bermanfaat bagi dunia industri dan negara.
(Erha Aprili Ramadhoni)