JAKARTA - Pabrikan Alfa Romeo mengubah nama untuk model crossover terbarunya yakni Milano menjadi Junior. Nama tersebut diubah hanya sekitar sepekan mobil tersebut diperkenalkan ke publik.
Melansir Carscoops, Selasa (16/4/2024), Menteri Perindustrian Italia Adolfo Urso menyatakan nama Milano merupakan ilegal.
“Mobil bernama Milano tidak boleh diproduksi di Polandia,” katanya.
Itu karena undang-undang, ia menyebutkan, "Anda tidak boleh memberikan indikasi yang menyesatkan konsumen.” Akibatnya, dia mengklaim pembeli akan tertipu dan mengira crossover tersebut dibuat di Milan, padahal di Polandia.
Meskipun argumen tersebut tampak konyol mengingat tidak ada yang percaya Hyundai membuat kendaraan di Tucson, Arizona, Santa Fe, New Mexico atau Santa Cruz, California, tampaknya keributan itu terlalu berlebihan bagi Alfa Romeo.
Perusahaan kemudian memutuskan mengganti nama Milano menjadi Junior.
Ini adalah perubahan yang menakjubkan, terutama mengingat pemerintah Italia memiliki waktu berbulan-bulan untuk memprotes nama tersebut. Namun, perusahaan memutuskan ini adalah langkah terbaik.
“Bahwa nama tersebut memenuhi semua persyaratan hukum dan ada masalah yang jauh lebih penting daripada nama mobil baru, Alfa Romeo telah memutuskan untuk mengubahnya dari 'Milano' menjadi 'Alfa Romeo Junior' di masa depan,” demikian keterangan Alfa Romeo.
Alfa Romeo pun berterima kasih kepada pemerintah Italia atas “publisitas gratis yang dihasilkan dari perdebatan ini.”