Tips Berkendara saat Lewati Jalur Contraflow

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Jum'at 12 April 2024 09:47 WIB
Tips berkendara aman saat lewati jalur contraflow. (Dok Jasa Marga/Okezone)
Share :

JAKARTA - Pada arus mudik dan balik Lebaran 2024, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas, mulai dari one way, contraflow, hingga ganjil-genap. Pada penerapan contraflow ini tahun, terjadi kecelakaan beruntun hingga mengakibatkan 12 orang meninggal.

Agar hal ini tak terulang, perlu hati-hati saat berkendara di jalur contraflow. Berikut tips aman berkendara di jalur contraflow, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (12/4/2024) :

1. Pelajari Jadwal dan Titik Contraflow

Pengguna jalan tol perlu mengetahui jadwal dan lokasi contraflow. Pengguna jalan bisa mendapatkan informasi tersebut dari media sosial atau operator jalan tol. Sebelum lajur lawan-arah pasti sudah ada rambu-rambu yang dipasang.

2. Pintu Keluar Tol Tidak Terlewati

Umumnya, jalur contraflow pintu satu pintu masuk dan satu pintu keluar. Jika pintu gerbang keluar tol sudah terlewat, perlu melanjutkan perjalanan hingga jalur contraflow berakhir dan mencari pintu keluar jalan tol berikutnya.

3. Persiapan di Lajur Kanan Sebelum Akses ke Contraflow

Ketika sudah mengetahui titik dan lokasi jalur contraflow, perlu mempersiapkan kendaraan di lajur kanan. Bersiap sekitar 2 km sebelum pintu masuk jalur contraflow agar tidak terlewat atau melakukan manuver mendadak yang berbahaya.

4. Atur Kecepatan Mobil

Mobil tidak boleh terlalu cepat atau terlalu lambat di lajur lawan arah ini. Jika terlalu pelan, akan menghambat lalu lintas. Terlalu kencang juga berbahaya, mengingat berada di jalur mobil lain dari lawan arah. Idealnya, kecepatan kendaraan di jalur contraflow adalah 60 km/jam.

5. Jaga Jarak Aman

Pengemudi harus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Terapkan teori tiga detik untuk menjaga jarak aman. Dengan menjaga jarak aman, dapat membuat AutoFamily mengantisipasi segala kemungkinan.

6. Hindari Keluar Jalur Contraflow

Situasi ini akan membuat Anda langsung berhadapan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan sehingga memiliki tingkat bahaya tinggi. Apabila ada kendaraan yang keluar dari jalur contraflow ataupun sebaliknya, tentu sangat berbahaya.

7. Fokus

Metode safety driving perlu diterapkan selama melintasi jalur lawan-arah. Terutama jangan main ponsel atau hal yang mengalihkan perhatian. Fokus dan waspada dengan melihat ke arah depan, sisi kanan dan kiri lewat spion, dan sesekali melihat ke arah belakang.

Selain itu, pastikan pengemudi dalam kondisi prima dan tidak mengantuk. Tetap waspada saat berada di jalur contraflow. Pastikan pula penumpang tidak ada kebutuhan ke toilet dan bahan bakar mencukupi.

8. Mobil Prima

Karena hanya memanfaatkan satu lajur jalan dan tidak bisa kembali ke lajur normal, posisi mobil yang mogok akan langsung memblokade arus lalu lintas. Bahkan bisa berhenti total jika tidak ada solusinya.

Pastikan mobil dalam kondisi sehat sebelum memutuskan untuk masuk ke jalur ini. Jangan memaksakan untuk melewatinya kalau terdeteksi ada potensi masalah.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya