6 Penyakit yang Kerap Intai Pemudik, dari Kram hingga Sakit Kepala

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Sabtu 16 Maret 2024 04:15 WIB
6 penyakit yang kerap mengintai pemudik, dari kram hingga sakit kepala. (Okezone)
Share :

JAKARTA - Jumlah pemudik Lebaran 2024 diprediksi meningkat sehingga menuntut setiap orang waspada, terutama bagi yang membawa kendaraan pribadi. Selain memastikan kondisi keselamatan, menjaga kondisi fisik juga penting demi menghindari penyakit yang kerap diderita pemudik.

Pengemudi dan penumpang lainnya dituntut untuk memiliki kondisi fisik prima. Selain itu, jangan sepelekan setiap gangguan, termasuk penyakit yang dianggap ringan karena bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Dilansir dari Auto2000, berikut penyakit ringan yang wajib diwaspadai pengemudi agar tak kehilangan konsentrasi hingga menyebabkan kecelakaan.

1. Sakit Kepala Sebelah

Jangan sepelekan sakit kepala. Meski dianggap ringan, tapi berpotensi menjadi lebih parah, apalagi ketika pengemudi kelelahan saat mengemudikan kendaraan.

Sakit kepala sebelah bisa menjadi pemicu kecelakaan lantaran konsentrasi berkendara terganggu. Karena itu, pengemudi diimbau segera hentikan mobil dan minum serta beristirahat sejenak secukupnya.

2. Kram Otot

Kram otot bisa terjadi selama beberapa detik hingga menit dan sering kali terjadi pada bagian kaki. Ini bisa disebabkan posisi mengemudi yang kurang ergonomis sehingga menyebabkan cedera atau aktivitas fisik yang tinggi saat itu.

Jika merasakan kondisi ini, disarankan segera menepi dan berhenti mengemudi. Lalu lakukan peregangan untuk melemaskan otot. Apabila belum cukup, berikan pijatan halus pada bagian otot yang kram.

3. Gangguan Pencernaan

Segera perhatikan jenis dari gangguannya, apakah melilit, perih atau sekadar nyeri. Sebaiknya periksakan dan sebaiknya disembuhkan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berangkat. Jaga pola makan sebelum melakukan perjalanan.

4. Asam Urat dan Nyeri Sendi

Rasa sakit yang satu ini akan sangat menyiksa karena sering menyerang bagian lipatan jari yang harus mengalami kontak langsung pada kemudi. Namun, hindari minum obat pereda rasa sakit karena dapat menyebabkan kantuk.

5. Flu Ringan

Penyakit flu dipicu oleh virus dan mudah menular di ruang tertutup seperti kabin mobil. Penyakit ini juga merepotkan dan mengganggu, langkah terbaik adalah menepi dan beristirahat sejenak untuk meredakan gejalanya.

6. Iritasi Mata

Meski di dalam mobil, bukan berarti pengemudi terhindar dari terpaan debu. Tidak ada salahnya untuk selalu menyediakan obat tetes mata di mobil sebagai pertolongan pertama setelah menepikan mobil. Kalau belum tersedia, manfaatkan air bersih untuk membasuh mata dan melunturkan debu.

Meski ringan, semua penyakit di atas dapat mengganggu konsentrasi saat mengemudi. Segera hentikan kendaraan di tempat aman dan cari pertolongan, baik menghubungi keluarga atau orang di sekitar.

Jangan paksakan mengemudi mobil setelah mengonsumsi obat, disarankan beristirahat atau minta anggota keluarga sebagai sopir pengganti.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya