JAKARTA - Hyundai rencananya akan menghadirkan Hyundai Creta baru di India dalam waktu dekat ini. Hyundai Creta India ini memiliki perbedaan dengan versi Indonesia. Ada penambahan teknologi baru yang disebut bakal memanjakan konsumen.
Setidaknya itu menurut laporan Autocar India, Jumat (5/1/2024) ini. Menurut mereka, Hyundai Creta mendapatkan tambahan teknologi terkini. Salah satunya teknologi Advanced Driver Assist System (ADAS) Hyundai Smart Sense Level 2.
Istilah level 2 diberikan untuk menyebutkan jika Hyundai Creta baru akan mendapatkan peningkatan dari sisi teknologi ADAS. Cruise Control yang semula konvensional menjadi Adaptive Cruise Control. Artinya, tanpa intervensi pengemudi pun mobil bisa menambah atau mengurangi kecepatan sesuai laju mobil di depan atau bahkan kondisi jalan.
Selain itu ada juga fitur kamera 360 derajat. Jadi pemilik Hyundai Creta tidak perlu repot menambah sendiri kamera 360 derajat jika ingin merasa lebih aman saat berada di jalan yang sempit. Tambahan kamera tersebut menjadi satu dari 19 fitur keamanan yang jauh lebih lengkap dari model sebelumnya. "Bahkan ketahanan bodi mobil jauh lebih baik," terang Autocar.
Selain memiliki fitur dan teknologi keamanan yang jauh lebih lengkap, Hyundai Creta versi Indonesia ini juga mendapatkan pusat kontrol hiburan lebih besarDashboard mobil akan dilengkapi dengan layar monitor berukuran 10,25 inci. Perubahan tersebut seimbang dengan tampilan baru yang lebih elegan dengan grille baru dan desain belakang lebih futuristis.
Hyundai kini mengucapkan selamat tinggal pada lampu belakang Hyundai Creta yang dikritik habis-habisan tidak hanya di India tapi juga di Indonesia. Selebihnya, seperti speaker dan tata suara dari Bose serta panoramic roof yang bikin ruangan dalam mobil terasa lega, tetap dipertahankan.
Meski belum di Indonesia, kabar baiknya, perubahan Hyundai Creta versi India bisa jadi juga akan dirasakan di Indonesia. Atau sedikdanya menjadi standar yang sama untuk memanjakan konsumen di Indonesia. Apalagi Hyundai Creta di Indonesia sudah berusia empat tahun sehingga pantas masuk daftar pembaruan.
(Maruf El Rumi)