JAKARTA - Proyek satelit HBS (Hot Backup Satellite) senilai Rp5,2 triliun telah dibatalkan. Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Budi Arie Setiadi secara langsung menyampaikan bahwa penghentian proyek di tengah jalan didasarkan atas rekomendasi Satgas BAKTI Kominfo.
“Dideterminasi ya dihentikan. Jadi gini tim Satuan Tugas (Satgas) BAKTI Kominfo yang menilai ini perlu dihentikan,” kata Budi, sebagaimana dikutip dari Antara, Senin (23/10/2023).
Sebagai informasi, satelit HBS direncanakan akan menjadi satelit cadangan Satria-1 jika mengalami anomali saat meluncur. Namun, keberhasilan peluncuran Satria-1 pada 18 Juni 2023 lalu menjadikan Satgas BAKTI Kominfo menyetujui pengakhiran awal kontrak HBS.
Atas dasar urgensi, anggaran, kemajuan kontrak, dan risiko operasional Satria-1 yang telah dianalisa Manajemen BAKTI, proyek HBS yang disiapkan sejak 2021 itu akhirnya dibatalkan dua tahun setelahnya dengan kontrak yang resmi berakhir pada 19 Oktober 2023 lalu.
Dana proyek selanjutnya akan direalokasikan untuk prioritas perluasan dan peningkatan akses konektivitas digital nasional. Dengan kata lain, penghentian proyek ini sejalan dengan pemanfaatan keterbatasan dana untuk menuntaskan target lainnya terkait inklusi digital.
“Dengan keberhasilan peluncuran tersebut (Satria-1), anggaran HBS akan direalokasikan untuk prioritas perluasan dan peningkatan akses dan konektivitas digital nasional,” tulis BAKTI Kominfo dalam pernyataan resminya.
“Hal tersebut mengingat pentingnya BAKTI untuk memanfaatkan keterbatasan sumber daya finansial dalam menuntaskan target-target inklusi digital,” tulis pernyataan tersebut lebih lanjut.
Selain itu, pertimbangan mengenai Satria-1 yang diperkirakan mulai beroperasi pada 2024 mendatang juga menjadikan satgas BAKTI Kominfo akan berfokus dalam memanfaatkan penggunaan satelit tersebut secara optimal ke depannya.
“Satu hal yang juga harus jadi pertimbangan adalah bahwa kita harus berfokus kepada Satria-1 yang akan banyak menyita energi dan tidak boleh gagal dalam pelaksanaannya,” kata Ketua Satgas BAKTI Kominfo, Sarwoto Atmosuro.
Di sisi lain, Satgas BAKTI Kominfo sendiri adalah satuan tugas yang dibentuk melalui Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Nomor 472 tahun 2023. Tugasnya diantara lain adalah memastikan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan informasi oleh BAKTI Kominfo seperti penyediaan akses internet di wilayah 3T, pembangunan Base Transceiver Station (BTS), hingga pengoperasian Satria-1 serta proyek HBS yang dibatalkan ini. (Chasna Alifia Sya’bana)
(Saliki Dwi Saputra )