Demi Mobil Mini Electric, BMW Gelontorkan Investasi Rp11,5 Triliun

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Rabu 13 September 2023 19:49 WIB
Ilustrasi Mini Electric. (Doc. carscoops)
Share :

JAKARTA – Riset dan pengembangan menjadi awal dari sebuah produsen mobil dalam menciptakan model baru.

Proses ini membutuhkan waktu dan dana yang besar demi menghasilkan sesuatu yang diinginkan.

Perusahaan otomotif asal Jerman, BMW, dilaporkan berinvestasi sebesar 600 juta poundsterling atau setara Rp11,5 triliunan. Ini dilakukan hanya untuk menciptakan mobil listrik Mini Electric di Inggris.

Melansir Carscoops, Rabu (13/9/2023), investasi yang dilakukan BMW akan digunakan untuk pabriknya di Inggris. Mereka menargetkan seluruh aktivitas produksi Mini di Negeri Ratu Elizabeth itu menjadi kendaraan listrik pada 2030.

Oleh karena itu, secara bertahap pabrik Mini di Oxford akan memulai produksi model serba listrik mulai 2026. Ini akan mencakup Mini Cooper 3-Door dan crossover kompak Mini Aceman terbaru, dengan bantuan fasilitas pengepres bodi Swindon.

Pada awal 2024, pabrik masih memproduksi Mini model 3 pintu dan 5 pintu dengan mesin konvensional. Namun, pada 2030, pabrik tersebut akan beralih sepenuhnya ke produksi listrik, selaras dengan strategi perusahaan yang lebih luas.

“Dengan investasi baru ini, kami akan mengembangkan pabrik Oxford untuk produksi Mini listrik generasi baru. Dan membuka jalan bagi manufaktur mobil listrik murni di masa depan,” kata Milan Nedeljkovic, kepala produksi BMW Group, pemilik Mini.

Sebelumnya, Mini mengumumkan bahwa mereka akan memproduksi kendaraan generasi berikutnya di Tiongkok, namun nasib pabriknya di Inggris masih belum jelas. Pengumuman ini penting bukan hanya bagi para pekerja di pabrik tersebut, tapi juga bagi Inggris.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya