Kebocoran data pejabat tinggi negara
Tidak hanya masyarakat biasa, kebocoran data juga dialami bahkan oleh sejumlah petinggi negara. Yang paling sering menjadi target adalah data milik Menkominfo, Johnny G. Plate yang sebelumnya juga sempat panas berselisih dengan hacker Bjorka.
Beberapa pejabat lain juga menjadi target sasaran termasuk Menteri BUMN, Erick Thohir dan cucu Presiden Soekarno, Puan Maharani. Untuk data yang bocor sendiri menyangkut data pribadi termasuk alamat, agama, riwayat pendidikan, keluarga, dan sebagainya.
Kebocoran data Bank Syariah Indonesia
Kebocoran data juga menimpa bank yang berstatus badan usaha milik negara (BUMN), yakni Bank Syariah Indonesia (BSI). Kasus hacker ini baru-baru ini terjadi dan berhasil membetot perhatian masyarakat.
Total data yang bocor mencapai 1,5 TB dan dari seluruh data yang dicuri, 15 juta diantaranya adalah data pengguna dan password untuk akses internal dan layanan yang digunakan bank.
Kebocoran data juga mencakup juga data karyawan, dokumen keuangan, dokumen legal, NDA, dan masih banyak lagi. Data pelanggan yang bocor diantranya nama, nomor hp, alamat, saldo rekening, histori transaksi, tanggal pembukaan rekening, informasi pekerjaan, dan lain-lain.
(Martin Bagya Kertiyasa)