KETIKA kita memohon sesuatu, kita biasanya akan berdoa kepada Tuhan yang maha kuasa. Memang, tidak peduli apapun agama yang kita pegang, ketika seorang manusia sudah terbentur maka jalan terakhir yang bisa dia lakukan adalah berdoa dan berharap.
Nah, inilah yang terjadi pada seorang lelaki Tionghoa. Demi meminta agar keinginannya menjadi kenyataan, dia pun rela melakukan perjalanan sejauh 2.000 km ke situs Buddha raksasa. Uniknya, dia pun membawa speaker besar berbentuk airpod untuk melantunkan doanya ke patung tersebut.
Dalam sebuah video yang diposting oleh pria bermarga Zhang, di Douyin dia terlihat mengangkat pengeras suara yang cukup besar di samping telinga Buddha Raksasa Leshan setinggi 71 meter dan mengeraskan volume teleponnya, sehingga dewa dapat mendengarnya dengan lebih baik.
"Tahukah Anda, Buddha raksasa, saya berusia 27 tahun dan saya tidak punya mobil, rumah, atau pacar," teriak Zhang seperti dilansir dari SCMP.
Dia kemudian membuat keinginannya. "Pertama, saya ingin menjadi kaya. Saya tidak butuh banyak. 10 juta yuan (USD1,5 juta atau sekira Rp22 juta) sudah cukup," katanya.
“Yang terpenting, saya ingin seorang pacar, sedikit cantik, lembut dan mencintai saya daripada 10 juta saya!,” tambahnya.
Zhang mengatakan bahwa setelah serangkaian nasib buruk sebagai yang terjadi padanya dalam beberapa tahun ini, dia memutuskan untuk menghabiskan 12 jam selama akhir pekan untuk melakukan perjalanan dari provinsi Zhejiang timur China ke Sichuan barat daya, ke Buddha Raksasa.
Zhang mengatakan dia membeli speaker itu di platform e-niaga karena cocok dengan Buddha. Gaya berdoanya yang unik tersebut pun telah menghibur banyak orang secara online.
“Antara mengandalkan orang lain dan mengandalkan dirinya sendiri, dia memilih untuk mengandalkan Sang Buddha,” kata seorang netizen.
"Membawa earphone yang dirancang untuk Sang Buddha - apakah nei juan akhirnya menyebar ke pemujaan dewa?" canda yang lain, merujuk pada "involusi", sebuah istilah yang menggambarkan persaingan yang intens.
"Mungkinkah karena Anda meletakkan earphone ke telinga Buddha yang salah, dia tidak mendengar keinginan Anda?" tulis netizen lainnya.
Menyembah dewa dan mengunjungi kuil telah menjadi populer di kalangan anak muda di Tiongkok sebagai cara melepaskan diri dari tekanan hidup yang semakin meningkat. Buddha Raksasa Leshan, yang diukir di tebing antara tahun 713 dan 803 M selama dinasti Tang, adalah patung Buddha batu tertinggi di dunia.
(Martin Bagya Kertiyasa)