JAKARTA – Mercedes-Benz me-recall 26.000 unit Sport Utility Vehicle (SUV) G-Class karena masalah pengereman. Recall ini dilakukan untuk memastikan keamanan penumpang ketika mengendarai G-Class.
Dikutipdari CarScoops, recall dilakukan usai produsen menerima laporan masalah tersebut pada Februari 2022. Diketahui, kabel elektronik yang mudah mengelupas pada Mercedes-Benz tipe G-Class dapat menimbulkan masalah pada Anti-lock Braking System (ABS) dan sistem kontrol stabilitas elektronik.
Laporan tersebut mengungkapkan, pemilik G-Class melihat lampu peringatan ABS dan ESP menyala ketika mobil dikendarai. Berangkat dari laporan ini, pihak Mercedes-Benz menyelidiki dan menemukan rangkaian kabel gandar depan menyentuh pendingin oli tambahan sehingga menyalakan lampu indikator.
Untuk mengantisipasi masalah ini, pada bulan April 2022 G-Class baru dibuat berbeda. Pada bagian yang bermasalah diberikan selongsong pelindung baru untuk mengantisipasi masalah pengereman.
Namun, pembaruan ini hanya dilakukan pada mobil baru dan produksi sebelumnya belum diberikan selongsong yang sama. Baru pada Februari 2023, ditemukan masalah kabel ini dapat membahayakan keselamatan pemilik kendaraan.
Adapun unit yang ditarik adalah seri G550 tahun 2019-2021, AMG G63 tahun 2019-2021 (dibuat pada 22 Juni 2018 dan 23 Desember 2021).
Sampai hari ini, tercatat ada 12 klaim garansi karena masalah ini. Masalah ini dapat diketahui setelah lampu peringatan rem ABS dan ESP menyala. Namun, belum ada laporan cedera akibat masalah ini.
Mercedes-Benz meminta pemilik G550 dan AMG G63 segera membawa kendaraannya ke dealer terdekat untuk dibenahi. Pihak dealer akan memasang selongsong baru di atas harness kabel gandar untuk melindungi dari masalah.
(Citra Dara Vresti Trisna)