Hasil Studi: Isi Daya Mobil Listrik Tidak Lebih Murah Dibanding BBM, Kok Bisa?

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Senin 30 Januari 2023 21:46 WIB
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik. (Foto: Okezone/Citra D)
Share :

JAKARTA – Salah satu alasan pemerintah di berbagai belahan dunia menggenjot mobil listrik adalah karena alasan menjaga lingkungan tetap bersih.

Sedangkan alasan lainnya adalah karena biaya yang dikeluarkan untuk pengisian daya lebih terjangkau dibanding bahan bakar minyak. Tapi, benarkah pengisian daya mobil listrik benar-benar murah?

Dikutip dari laman Carbuzz, Anderson Economic Group (AEG) baru-baru ini merilis temuan mengejutkan terkait dengan pengisian BBM dianggap lebih murah dibanding dengan pengisian daya mobil listrik untuk kelas menengah.

Hasil studi yang cukup mencengangkan itu dilakukan pada kuartal keempat tahun 2022. Hasil temuan itu didasarkan pada biaya yang dikeluarkan pengemudi sejauh 100 mil atau (16,9 km) hanya mengeluarkan biaya sebesar USD 11,29 atau sebesar Rp169 ribu.

Menurut lembaga ini, jumlah tersebut lebih rendah USD 0,31 atau sebesar Rp4.643 dibanding biaya mengisi daya mobil listrik apabila dilakukan di rumah. Sedangkan ketika mengisi daya secara komersial, cost BBM lebih murah USD 3 atau sebesar Rp44.932.

Hasil studi tersebut ingin mengatakan bahwa efisiensi mobil listrik masih dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari lingkungan atau tempat tinggal.

Meski demikian, AEG belum merilis mobil jenis apa yang digunakan untuk membandingkan antara mobil dengan mesin pembakaran internal dan mobil listrik.

Hasil studi juga berbeda untuk pemilik mobil listrik kelas atas seperti Porsche Taycan. Segmen mobil listrik mewah ini jelas lebih hemat jika dibandingkan dengan mobil dengan pembakaran internal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya