JAKARTA - Kemajuan zaman mengantarkan manusia untuk berkirim pesan secara digital lewat surat elektronik atau email. Namun, tahukah Anda, berkirim pesan menggunakan email tidak sepenuhnya dapat membantu menyelamatkan Bumi?
Mengirim email nyatanya juga berkontribusi pada emisi karbon yang dapat memicu pemanasan global. Semakin banyak email yang menumpuk maka semakin besar juga kinerja server yang menyimpan email.
Dan parahnya lagi, server ini harus dinyalakan sepanjang hari agar bisa terus beroperasi. Ini tentu membutuhkan pasokan listrik yang cukup banyak. Untuk itu, menghapus email disebut bisa menjadi solusinya.
Seperti dilansir dari The Good Planet, Selasa (20/12/2022), rata-rata orang, sebagai contoh, orang Amerika Serikat, memiliki sekitar 500 email spam. Jika email tersebut dihapus maka bisa meringankan beban Bumi.
Setiap email diperkirakan menyumbang 0,3 gram karbon dioksida. Itu artinya, dengan menghapus 500 email spam maka ada 175 gram karbon dioksida yang dihilangkan yang mana ini akan berdampak besar bagi kelangsungan Bumi.