Menkomarves Luhut Binsar menyampaikan bahwa Indonesia juga sedang berdiskusi dengan beberapa pabrikan besar seperti Ford, BASF, dan Volkswagen Group, untuk berinvestasi lebih besar. Selain itu, Luhut mengaku Indonesia punya semua bahan yang dibutuhkan.
“Nantinya, 2024 kuartal ketiga kita akan produksi baterai. Pada 2028, kita akan menjadi produsen baterai terbesar di dunia,” ungkap Luhut.
“Memang benar di awal-awal itu saya lihat Tiongkok yang paling biasa diajak ngomong untuk dia investasi. Tapi setelah sekarang orang lihat, kita bangun industrinya, kita ajak yang lain, semua lari ke kita,” ucapnya.
(Citra Dara Vresti Trisna)