JAKARTA – Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi mengingatkan jajarannya yang sedang menggunakan motor atau mobil untuk tidak sembarangan menggunakan sirine kendaraan.
Hal itu disampaikan Kakorlantas saat memberikan arahan kepada seluruh personel Polantas Satuan Tugas pengamanan, pengawalan, pengaturan rute lalu lintas dan parkir kendaraan (Panwalrolakir) dalam pengamanan KTT G20 di Bali, pada 15-16 November 2022.
Kakorlantas juga mengingatkan personelnya untuk memberikan contoh perilaku tertib di jalan saat sedang menggunakan kendaraan dinas roda dua atau roda empat.
Firman menilai, sangat penting untuk mengingatkan jajarannya terkait dengan penggunaan sirine kendaraan. Karena ada 1.759 personel gabungan pengamanan KTT G20 yang terdiri dari Korlantas Polri, serta beberapa Polda dan dipastikan siap melaksanakan pengamanan.
“Jadi ini hal-hal ingin kita ingatkan kepada mereka supaya tidak lupa, apalagi mereka ada gabungan dan ada juga beberapa yang baru datang. Tentunya ada hal-hal atau nilai-nilai yang harus kita jaga agar tidak lupa, untuk itu kita ingatkan mereka,” ujar Kakorlantas.
Selain itu, dalam Operasi Puri Agung yang dimulai pada 8-18 November, Korlantas Polri telah melakukan sejumlah langkah-langkah dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam pengamanan lalu lintas KTT G20.
“Kegiatan ini sekaligus mengecek kesiapan akhir untuk memastikan pada saat gelar pasukan mereka siap melaksanakan tugas sesuai penempatannya, bersama siapa, serta hal-hal lain seperti kesehatan juga akan kami cek lagi,” ucapnya.
Pada KTT G20, sebanyak 127 kendaraan listrik roda empat dan roda dua serta 240 kendaraan fosil khusus disiapkan untuk pengawalan dan pengamanan jalur yang akan dilintasi para delegasi dan peserta.
(Citra Dara Vresti Trisna)