3. Spech Recognition
Pengguna dapat mencari informasi Cuaca, Gempabumi dan kualitas udara terkini melalui perintah suara.
4. Radar & Satelit Image
Pengguna dapat memantau secara mandiri kondisi cuaca yang sedang terjadi.
5. Impact Based Forecast
Pengguna akan memperoleh informasi wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dalam kesempatan yang sama, mengapresiasi langkah BMKG melakukan pemutakhiran pada aplikasi yang sudah diluncurkan sejak 2012 lalu tersebut.
Ia pun mengucapkan terimakasih kepada BMKG yang telah menginisisi inovasi baru ini, sekaligus mrnjadi bagian dalam rangka pencapaian optimalisasi penyelenggaraan KTT G-20 di Bali.
"Inovasi ini telah sejalan dengan arahan bapak Presiden untuk mengerahkan segala potensi yang kita miliki dalam rangka menghadirkan keamanan dan kenyamanan selama gelaran G-20,"kata Luhut.
"Pengembangan sistem peningkatan peringatan dini dapat memastikan setiap orang terlindungi dalam jangka waktu lima tahun kedepan dari risiko milti bahaya," tutupnya.
(Ahmad Muhajir)