PAMERAN kendaraan listrik terbesar Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022 yang di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan, 28-30 September, resmi ditutup.
Pameran ini mencapai total transaksi sebesar Rp150 miliar, baik di kendaraan listrik, baterai, SPKLU, dan sebagainya.
Tampil offline secara perdana setelah pandemi Covid-19, IEMS 2022 merepresentasikan masa depan industri otomotif Indonesia. Sejumlah produk kendaraan listrik menunjukkan pasar di Tanah Air terus tumbuh, dengan menyongsong berbagai inovasi teknologi di masa depan.
"IEMS 2022 dibuka secara resmi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dengan melakukan taping pada charging station untuk pengadaan motor listrik Gesits yang telah mencapai TKDN 74 persen. Kami juga berterima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung mensukseskan gelaran ini," ungkap Kepala Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi BRIN, Cuk Supriadi Ali Nandar.
(Foto: MPI/Tangguh Yudha)
Kehadiran berbagai inovasi teknologi kemdaraan listrik di IEMS 2022, menjadi gambaran pencapaian yang besar di inndustri otomotif nasional. Itu juga memperlihatkan Indonesia sangat siap untuk beralih lebih cepat ke kendaraan listrik berbasis baterai.
Menjadi tuan rumah bagi inovasi dan hasil riset kendaraan listrik, ini terbukti dari besarnya total transaksi selama tiga hari. Menurut Cuk Supriadi, hal ini sangat membanggakan dan menunjukkan antusiasme besar masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik.
"Perlu kami informasikan sepanjang berlangsungnya acara ini selama tiga hari telah dibukukan transaksi sebesar Rp150 miliar. Tentunya ini merupakan pencapaian yang luar biasa," ujar Cuk.