Sains Buktikan Kengerian Awan Cumulonimbus dan Tercantum di Alquran

Ahmad Muhajir, Jurnalis
Jum'at 30 September 2022 06:01 WIB
Sains buktikan kengerian awan cumulonimbus dan tercantum di Alquran (Foto: Alchetron)
Share :

JAKARTA - Sains telah membuktikan kengerian awan Cumulonimbus terhadap cuaca. Wujudnya sendiri, terdiri dari tetes-tetes air pada bagian bawah dan tetes-tetes salju (kristal-kristal es) pada bagian atas.

Dirangkum dari buku ‘Miracles of Al-Qur'an & As-Sunnah’, karakteristik awan ini mirip seperti yang digambarkan dalam salah satu ayat Alquran.

اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللّٰهَ يُزْجِيْ سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهٗ ثُمَّ يَجْعَلُهٗ رُكَامًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلٰلِهٖۚ وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاۤءِ مِنْ جِبَالٍ فِيْهَا مِنْۢ بَرَدٍ فَيُصِيْبُ بِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُ وَيَصْرِفُهٗ عَنْ مَّنْ يَّشَاۤءُۗ يَكَادُ سَنَا بَرْقِهٖ يَذْهَبُ بِالْاَبْصَارِ ۗ

"Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan," (Surah An-Nur: 43).

Awan Cumulonimbus merupakan awan tebal vertikal yang menjulang tinggi, padat, dan mirip gunung atau menara.

Bagian pucuk awan ini berserabut, tampak berjalur-jalur dan hampir rata, melebar mirip bentuk landasan yang disebut anvil head (anvil top).

Awan ini, terlibat langsung dalam badai petir dan cuaca ekstrem lainnya.

Ia terbentuk sebagai hasil dari ketidakstabilan atmosfer. Awan-awan ini, dapat terbentuk sendiri, secara berkelompok atau di sepanjang front dingin di garis squall.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya