6. Evaporator tersumbat
Evaporator memiliki tugas untuk mendistribusikan udara dingin ke seluruh kabin. Apabila evaporator kotor, itu akan membuat udara dingin yang keluar terhambat, selain itu angin yang keluar dari AC mobil juga kotor.
Tetapi, wajar jika debu dan kotoran ikut masuk ke evaporator karena ikut terhisap oleh blower yang terhubung dengan komponen tersebut. Agar AC mobil tetap terasa dingin selama berkendara, pastikan rutin membersihkan evaporator.
7. Thermistor rusak
Thermistor merupakan singkatan dari terminal resistor, komponen dari sistem AC ini berfungsi untuk mengukur dan mengatur suhu yang berasal dari kompresor. Jika rusak, maka evaporator menjadi beku karena suhu yang berasal dari kompresor tidak diatur.
Kalau evaporator sudah beku, maka menyebabkan AC mobil tidak dingin dan hanya mengeluarkan angin. Kondisi ini juga bisa menyebabkan masalah lebih besar yang dapat menguras kantong untuk memperbaikinya.
8. Korsleting
Korsleting juga bisa menyebabkan AC mobil menjadi tidak dingin karena sekring AC putus akibat aliran arus pendek. Ini akan membuat AC hanya mengeuarkan angin dan kabin tetap terasa panas.
9. Celah centerpiece terlalu lebar
Magnetic clutch atau kopling magnet terdapat pada kompresor AC yang fungsinya adalah menghubungkan putaran mesin melalui puli. Pemeriksaan secara berkala pun seharusnya dilakukan pada komponen ini agar AC mobil tetap terasa dingin.
Apabila magnetic clutch tidak dapat menarik armature assembly atau centerpiece dengan baik saat AC hidup, maka akan timbul bunyi dan terjadi selip. Jika celah centerpiece terbentuk sangat lebar akan mengakibatkan kompresor overheat yang menyebabkan AC mobil tidak dingin.
(Rizka Diputra)