Perangkat telepon dikelola oleh sebuah sistem otomatis dengan frekuensi analog tertentu guna melakukan panggilan. Akibat perbuatannya tersebut, Draper ditangkap pihak berwajib pada Mei 1972 lantaran menggunakan sistem panggilan telepon ilegal.
Mengapa peretasan terjadi? Ada banyak penyebab, dari lemahnya sebuah sistem sampai mudah diretas oleh hacker.
Melansir Sindonews, kelemahan faktor seperti hardware, teknologi, hardware, firewall, SDM (sumber daya manusia), dan peraturan guna mendukung keamanan siber, membuka peluang munculnya peretasan.
Dalam melancarkan aksinya, peretas atau hacker menggunakan tools gratis yang bisa diakses secara mudah. Hacker juga biasanya sudah paham mengenai bagian atau celah mana yang bisa disusupi. Mereka juga bisa keluar dari sistem tanpa terdeteksi.
Latar belakang utamanya peretasan adalah untuk mencuri data. Ada pula hacker yang bermaksud mengubah dan merusak data, dengan motif politik serta uang.
“Ketika masuk, biasanya yang dicari pertama itu user admin agar bisa mendapatkan mendapatkan akses ke manapun,” kata pakar Keamanan Siber, Pratama Persadha, dalam wawancaranya dengan Sindonews.
Terkait perlindungan data pribadi di dunia maya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui laman resminya memberikan tips.