ADA sederet model mobil bernasib buruk pada 2022. Mobil-mobil tersebut tak mampu bersaing, sehingga harus disuntik mati atau bahkan cabut dari Indonesia.
Jika Anda ingin membeli mobil-mobil ini dalam kondisi baru, tentu saja sudah tak ada lagi, karena sejak Juli lalu, mobil-mobil ini sudah tak dipasarkan lagi di Indonesia.
Berikut daftar mobil yang tak dijual lagi di Indonesia tahun 2022 :
Toyota C-HR Bensin
Model C-HR juga terpaksa disuntik mati oleh Toyota. Dan lagi-lagi, ini berlaku bagi yang versi bensin. Sejak meramaikan pasar SUV Indonesia pada tahun 2018, penjualan Toyota C-HR bensin terus merosot.
Data wholesales Gaikindo mencatat pada tahun 2022 ini tidak ada satu pun Toyota C-HR versi bensin yang didistribusikan ke dealer-dealer Toyota. Penjualan hanya berfokus pada versi hybrid.
Honda Odyssey
Tidak hanya tiga model mobil di atas, Honda Odyssey juga mulai disuntik mati tahun 2022. Bahkan nama Odyssey sendiri sudah tidak ada lagi di laman resmi Honda Indonesia.
Mobil yang satu ini memang sedikit sekali peminatnya. Honda Odyssey terakhir kali terdistribusi pada Januari 2022 dan itu pun hanya sebanyak 5 unit. Dikabarkan bahwa pabrik tempat produksi Odyssey juga ditutup.
Toyota Corolla Cross
Di urutan pertama ada Toyota Corolla Cross. Namun yang harus pamit dari Tanah Air adalah yang versi bensin. Berdasarkan data wholesales Gaikindo, tahun ini tidak ada lagi Corolla Cross bensin yang didistribusi ke dealer.
Toyota Corolla Cross bensin terakhir terdistribusi pada Agustus 2021. Lantaran kurang laris, Toyota Corolla Cross versi bensin terpaksa angkat kaki dari Tanah Air dan sekarang penjualan fokus pada versi hybrid.
Mitsubishi Eclipse Cross
Selanjutnya ada Mitsubishi Eclipse Cross. Sejak pertama kali mengaspal pada tahun 2019, penjualan Mitsubishi Eclipse Cross terus menurun. Distribusi terbanyak hanya terjadi pada saat peluncuran.
Setelah itu, selama tiga tahun angkanya terus menurun. Bahkan sepanjang tahun 2021 saja hanya 172 unit yang terdistribusi. Dan di tahun 2022 ini, mobil berjenis SUV itu harus pamit dari pasar mobil Tanah Air.
(Salman Mardira)